Diterbitkan oleh Penulis

Trik Jajan Nyaman di Era Cashless Tanpa Bikin Dompet Kering

Tanggal Terbit: 2026-09-17 10:06:38

Trik Jajan Nyaman di Era Cashless Tanpa Bikin Dompet Kering

Data OVO menunjukkan pergeseran signifikan perilaku transaksi cashless di Indonesia, di mana pada tahun 2021 sebanyak 68% transaksi OVO masih terjadi di platform online, namun pada tahun 2025 mayoritas transaksi justru terjadi secara langsung di toko, gerai, maupun warung konvensional (offline) dengan porsi mencapai 69%. Angka ini membuktikan bahwa metode cashless bukan lagi sekadar tren belanja online, melainkan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari gaya hidup sehari-hari di dunia nyata.

Pergeseran ke arah offline ini paling terlihat pada kategori Food & Beverage (F&B), di mana transaksi di merchant F&B offline tercatat meningkat hingga 590% sepanjang 2021 hingga 2025. Bahkan per Mei 2026, transaksi QRIS OVO untuk kategori F&B didominasi oleh transaksi bernominal kecil atau "jajan receh". Data OVO juga mencatat bahwa pengguna OVO QRIS rata-rata bertransaksi hampir 8 kali per bulan, dengan pilihan menu didominasi oleh berbagai jajanan populer seperti pentol, paket nasi ayam, crepes, es krim, hingga minuman kopi kekinian.

Tingginya frekuensi transaksi ini membuktikan betapa melekatnya kenyamanan digital dalam memenuhi kebutuhan harian, namun di tengah kemudahan yang serba praktis ini, tantangan terbesarnya adalah menjaga kedisiplinan diri agar pengeluaran harian tetap seimbang dan kondisi keuangan tetap sehat. Secara psikologi keuangan, fenomena ini berkaitan erat dengan hilangnya "pain of paying" atau rasa berat yang muncul saat kehilangan uang secara fisik, sebagaimana dijelaskan dalam studi literatur berjudul "The Pain Of Payment: A Review And Research Agenda, 2022" bahwa transaksi yang seamless seperti cukup memindai kode atau sekali klik cenderung membuat uang menjadi "tidak terlihat". Kesadaran untuk berbelanja secara bijak inilah yang dikenal sebagai mindful spending, sebuah konsep yang bukan berarti pengguna harus berhenti jajan atau menghindari promo, melainkan memastikan setiap transaksi dilakukan sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat