Diterbitkan oleh Penulis

Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Sampah Jadi Hidrogen

Tanggal Terbit: 2026-09-17 09:59:54

Pertamina Perkuat Ekosistem Energi Bersih Lewat Kolaborasi Sampah Jadi Hidrogen

PT Pertamina (Persero) memperkuat komitmen pengembangan energi bersih nasional melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait kolaborasi strategis untuk memanfaatkan sampah menjadi hidrogen rendah karbon, biomethane, dan biofuel. Kerja sama tersebut menjadi langkah penting membangun ekosistem hidrogen terintegrasi sekaligus mendukung transisi energi dan penyelesaian persoalan sampah di Jawa Barat. Penandatanganan Kesepakatan Bersama antara PT Pertamina (Persero) dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat berlangsung di Bandung pada 29 Juli, mencakup berbagai bidang kerja sama strategis mulai dari pengembangan energi baru dan terbarukan, pengelolaan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.

Direktur Strategi, Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini mengatakan, salah satu fokus utama kerja sama tersebut adalah rencana pemanfaatan methane yang berasal dari sampah di TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat. Melalui kolaborasi tersebut, biogas yang berasal dari sampah selanjutnya dipurifikasi menjadi biomethane yang kemudian diproses menjadi hidrogen, sebagai bagian dari pengembangan ekosistem waste to energy. "Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, salah satunya pengelolaan sampah di kawasan TPA Sarimukti. Sampah yang diolah nantinya akan menghasilkan biogas, kemudian dikembangkan menjadi hidrogen dan biomethane," ujar Emma.

Menurut Emma, pengembangan proyek tersebut merupakan sinergi Pertamina Group agar tercipta rantai nilai energi bersih yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. "Program ini akan dikerjakan bersama Subholding Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dan Subholding Gas. Masing-masing memiliki peran dan tanggung jawab mulai dari penyediaan feedstock, pengolahan, pembangunan infrastruktur, hingga distribusi dan komersialisasi produk energi," katanya.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat