Diterbitkan oleh Penulis

Kisah Londo Ireng Antek Kompeni Viral Usai Disebut Prabowo

Tanggal Terbit: 2026-09-16 20:53:43

Kisah Londo Ireng Antek Kompeni Viral Usai Disebut Prabowo

Presiden Prabowo Subianto membuat istilah Londo Ireng kembali viral setelah menyebutnya dalam pidato saat Harlah ke-28 PKB di Jakarta pada 23 Juli 2026 lalu. Mantan Danjen Kopassus itu menyatakan saat ini masih ada orang Indonesia yang dinilai lebih mengabdi kepada kepentingan bangsa lain, yang disebut dengan istilah Londo Ireng. Pernyataan tersebut kemudian menjadi perbincangan hangat dan membuat banyak orang kembali menelusuri sejarah asal-usul istilah itu.

Dalam bahasa Jawa, istilah Londo Ireng yang muncul saat penjajahan Belanda bisa diartikan sebagai Londo yang berarti Belanda dan Ireng yang berarti Hitam. Penjajah Belanda saat itu identik dengan kulit putih dan rambut berwarna cokelat dan pirang, sedangkan yang disebut Londo Ireng merupakan sebutan masyarakat untuk para pengikut atau antek-antek penjajah Belanda yang memiliki kulit berwarna hitam dan berambut hitam. Dikutip dari Military History, Zwarte Hollanders atau Londo Ireng merupakan nama untuk orang Afrika yang direkrut menjadi Tentara Kerajaan Hindia Belanda atau Koninklijk Nederlands-Indisch Leger (KNIL).

Kala itu, penjajah Belanda kalang kabut usai menghadapi Perang Jawa yang dipimpin Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro pada tahun 1825-1830. Perang dahsyat ini menguras dana pemerintah kolonial Belanda dan ribuan tentaranya tewas dalam peperangan.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat