Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 20:04:46

Setiap makhluk hidup pasti akan mengalami kematian, tak terkecuali hewan, sehingga muncul pertanyaan ke mana roh hewan setelah mati dan apakah mereka mengalami kehidupan alam barzakh seperti manusia atau memiliki nasib berbeda di akhirat. Al-Qur'an memberikan isyarat bahwa seluruh makhluk ciptaan Allah, termasuk hewan, akan dikumpulkan pada Hari Kiamat sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam surat Al-An’am ayat 38 yang artinya: “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya, melainkan umat (juga) seperti kamu. Tiadalah Kami alpakan sesuatupun dalam Al-Kitab, kemudian kepada Tuhanlah mereka dihimpunkan.” (QS Al-An'am:38).
Imam Suyuthi dalam kitab Al-Dur al-Mantsur fi al-Tafsir bi al-Ma’tsur memberikan penafsiran mengenai ayat tersebut dengan mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Ra, bahwa pada hari kiamat hewan-hewan akan dibangkitkan sebagaimana manusia, lalu atas keadilan Allah mereka diperintahkan untuk kembali menjadi tanah tanpa harus mempertanggungjawabkan perbuatan selama hidup di dunia. Melihat hal ini, orang kafir yang takut akan siksa menjadi iri dan berharap dijadikan tanah sebagaimana hewan tersebut, sebagaimana keterangan yang artinya: “seluruh ciptaan akan dibangkitkan di hari kiamat, hewan yang melata, burung, semuanya (akan dibangkitkan). Kemudian, Allah Swt saat itu memanggil hewan yang bertanduk lalu berkata: ‘jadilah kalian tanah!’ Karena itulah orang kafir pada berkata (agar tidak terkena azab) yang terdapat dalam surah al-Naba: 40, ‘seandainya saya menjadi tanah saja’”.
Dalam kitab Tafsir Tanwirul Adzhan disebutkan bahwa ada beberapa hewan yang masuk surga lantaran banyak berjasa terhadap orang-orang saleh, sebagaimana diriwayatkan bahwa ada sepuluh hewan yang akan masuk surga seperti unta nabi Soleh, anak sapi nabi Ibrahim, domba nabi Ismail, sapi nabi Musa, ikan paus nabi Yunus, keledai uzair, semut nabi Sulaiman, burung hud-hud ratu Bilqis, anjing Ashabul kahfi dan untanya nabi Muhammad SAW. Dari penjelasan tersebut dapat diketahui bahwa pada hari kiamat nanti Allah akan membangkitkan hewan sebagaimana manusia, dan sebagian hewan dianugerahkan mendapatkan surga lantaran berjasa kepada orang-orang saleh, sementara hewan lainnya tidak dikenai beban pertanggungjawaban dan akan kembali menjadi tanah.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat