Diterbitkan oleh Penulis

Leni Anak Buruh Tani Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP

Tanggal Terbit: 2026-09-17 05:12:46

Leni Anak Buruh Tani Lolos Akuntansi UGM Lewat SNBP

Leni Ismawati (18) berhasil mewujudkan mimpinya sejak Sekolah Dasar (SD) untuk berkuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) tanpa mengikuti bimbingan belajar tambahan, ia lolos jurusan Akuntansi melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Leni merupakan anak tunggal dari pasangan Semojo (50) dan Erni (37), perjalanan menuju kampus biru tidaklah mudah karena sejak memutuskan melanjutkan pendidikan di SMA 1 Wonosari yang berjarak cukup jauh dari rumah, ia harus tinggal di kos sendiri, hal ini membuatnya dapat hidup mandiri dan membagi waktu dengan lebih baik.

Berbeda dengan teman-teman sekolahnya yang mengikuti bimbingan belajar tambahan, karena keterbatasan ekonomi Leni memilih belajar mandiri dengan menemukan waktu belajar efektif saat dini hari, ia secara rutin bangun pukul 02.00 untuk belajar, kegigihannya berbuah manis dengan berhasil mendapat peringkat kedua eligible yang menjadi modal melanjutkan pendidikan. Ketertarikan Leni pada bidang ekonomi tumbuh sejak pertama kali menginjakkan kaki di bangku SMA, minat tersebut diperdalam dengan mengambil mata pelajaran peminatan ekonomi yang kemudian secara spesifik mempelajari akuntansi di kelas 12, “Semenjak kelas 12, saya mulai mendalami akuntansi serta bagaimana prospek karier ke depan. Hal tersebut akhirnya membuat saya merasa bidang ini sangat tepat bagi saya,” katanya dikutip dari laman UGM, Selasa (30/6/2026).

Prestasi akademik Leni tidak diragukan lagi, sedari menempuh pendidikan SD ia rutin mendapat peringkat satu hingga mendapatkan title lulusan terbaik saat SMP, ia juga menyambangi berbagai kegiatan seperti Rohani Islam (Rohis), Palang Merah Remaja (PMR), hingga keikutsertaan dalam Ikatan Pemuda Muhammadiyah (IPM) Kapanewon Wonosari, saat SMA ia sempat mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Ekonomi hingga tingkat Kabupaten. Orang tua Leni sehari-harinya mengurus sawah dan ternak dengan penghasilan tidak tetap, untuk menghidupi kebutuhan sehari-hari Erni mengaku sering mencari tambahan dengan menjadi buruh tani kepada tetangganya, namun keterbatasan ini bukan halangan untuk pendidikan putrinya.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat