Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 13:17:58

PT Datascrip resmi memasarkan dua digital door lock baru bermerek Secure — Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 — di tengah pergeseran kebiasaan rumah tangga perkotaan yang mulai meninggalkan anak kunci fisik dan beralih ke sensor sidik jari, kata sandi digital, hingga pengenalan wajah. Selama puluhan tahun anak kunci menjadi simbol utama keamanan rumah, namun perannya kini pelan-pelan diambil alih teknologi seiring meluasnya ekosistem rumah pintar di Indonesia, di mana lampu, kulkas, robot vacuum dan mop, kamera CCTV, sampai kendaraan listrik lazim terhubung ke wifi dan smartphone.
Bobby Ivan, Business Unit Director PT Datascrip, menyebut kebutuhan keamanan rumah tangga sudah bergeser dari sekadar kunci dan gembok menuju kemudahan akses yang terintegrasi dengan kehidupan sehari-hari. "Kami melihat kebutuhan masyarakat terhadap keamanan hunian terus berkembang seiring perubahan gaya hidup yang semakin dinamis. Keamanan rumah kini tidak lagi hanya identik dengan kunci dan gembok, tetapi juga kemudahan akses dan kenyamanan yang terintegrasi dengan kehidupan masa kini," ungkapnya. Melalui Secure Eazy Lock E1 dan Secure Premium Lock L1, Datascrip ingin menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan tersebut sekaligus memperkuat standar baru dalam perkembangan smart home di Indonesia.
Sistem kunci konvensional dinilai punya keterbatasan yang selama ini dianggap wajar: kunci bisa diduplikasi tanpa sepengetahuan pemilik rumah, tidak ada riwayat siapa saja yang keluar masuk, dan kunci hilang berarti seluruh sistem penguncian harus diganti. Nilai pasar smart lock dunia tercatat USD 3,17 miliar atau setara Rp56,74 triliun pada 2025, diproyeksikan naik menjadi USD 13,52 miliar atau Rp242 triliun pada 2035, dengan pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) mencapai 15,58 persen sepanjang 2026–2035. Asia Pasifik menjadi motor pertumbuhan tercepat dengan proyeksi CAGR 16,25 persen pada periode yang sama, didorong urbanisasi dan naiknya pendapatan per kapita di China, India, Jepang, dan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat