Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:50:15

Militan Tentara Merah JepangKozo Okamoto, satu-satunya pelaku yang masih hidup dari serangan Bandara Lod tahun 1972 di Israel yang menewaskan 26 orang, meninggal dunia di Lebanon pada usia 78 tahun. Hal itu diungkapkan Front Populer untuk Pembebasan Palestina (PFLP) yang menyatakan Okamoto meninggal pada 23 Juli di pinggiran selatan Beirut, tempat ia tinggal selama beberapa dekade setelah diberikan suaka politik oleh Lebanon.
Okamoto merupakan salah satu dari tiga anggota Tentara Merah Jepang (JRA) sayap kiri yang melakukan serangan pada 30 Mei 1972 atas nama PFLP, yang menandai salah satu serangan paling mematikan dalam sejarah Israel. Ketiga pria itu tiba di Bandara Lod, yang sekarang bernama Bandara Ben Gurion, dengan penerbangan dari Paris sebelum mengambil senjata api dan granat dari bagasi mereka dan melepaskan tembakan di aula kedatangan.
Serangan tersebut menewaskan 26 orang, termasuk warga sipil Israel dan pengunjung asing, di antaranya sekelompok besar peziarah Kristen dari Puerto Rico, serta melukai puluhan lainnya. Dua kaki tangan Okamoto tewas selama serangan itu, sementara Okamoto sendiri terluka dan ditangkap oleh otoritas Israel.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat