Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 12:12:38

Apple (AAPL) resmi merebut kembali posisi sebagai perusahaan paling berharga di dunia setelah menggeser raksasa chip kecerdasan buatan (AI), Nvidia (NVDA). Saham Apple melesat ke rekor tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Senin (27/7/2026), dengan kenaikan lebih dari 1% yang mendorong kapitalisasi pasar (market cap) menyentuh angka USD 4,94 triliun (sekitar Rp80.000 triliun), melampaui Nvidia yang tertahan di angka USD4,75 triliun.
Saham Apple telah melonjak lebih dari 22% sejak awal tahun 2026, mengungguli kelompok saham teknologi elit 'Magnificent Seven'. Pembalikan arah ini terjadi karena investor kini melihat kebijakan pengeluaran modal (capex) Apple yang sangat terukur pada pengembangan AI sebagai sebuah kekuatan utama, bukan lagi kelemahan. "Apple yang sempat dikritik karena tidak berbelanja lebih banyak untuk AI, terbukti berhasil mengelak dari jebakan belanja modal (capex pitfalls) yang kini menjerat raksasa teknologi lainnya," ujar Chief Market Strategist di Freedom Capital Markets, Jay Woods. Ketika Alphabet dan Tesla mengalami koreksi harga saham akibat membengkaknya biaya infrastruktur AI, data AlphaSpace menunjukkan belanja modal Apple justru mencatatkan penurunan beruntun dalam tiga kuartal terakhir.
Pasar kini menantikan rilis laporan keuangan kuartalan (earnings call) Apple yang dijadwalkan pada Kamis mendatang, dengan fokus pada kemampuan Apple mengintegrasikan fitur "Apple Intelligence" ke perangkat penggunanya tanpa menggerus marjin operasional atau menaikkan capex. Momen rilis keuangan tersebut juga menjadi panggung bersejarah bagi kepemimpinan Apple, menyusul pengunduran diri Tim Cook dari kursi CEO pada 1 September 2026 untuk menempati posisi Executive Chairman, yang akan menandai era baru di bawah komando John Ternus. Di saat raksasa lain seperti Microsoft, Amazon, dan Meta bersiap mengumumkan kenaikan belanja AI pekan ini, strategi efisiensi ala Apple terbukti menjadi resep ampuh mempertahankan takhta tertinggi sebagai perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat