Diterbitkan oleh Penulis

Rupiah Terancam Tekanan Global dan Kerentanan Domestik, Peneliti LPEM Ungkap

Tanggal Terbit: 2026-09-17 21:22:09

Rupiah Terancam Tekanan Global dan Kerentanan Domestik,<strong></strong> Peneliti LPEM Ungkap

Peneliti LPEM FEB UITeuku Riefky menyatakan perlambatan ekonomi dunia dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik, kecenderungan proteksionisme, fragmentasi ekonomi global, serta volatilitas harga energi. Revisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global oleh IMF menjadi sekitar 3,0% pada 2026 mencerminkan meningkatnya risiko eksternal yang dapat memengaruhi neraca perdagangan, arus modal, dan stabilitas nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Ia menjelaskan konflik geopolitik di Timur Tengah, perang Rusia-Ukraina, serta gangguan jalur pelayaran di Laut Merah berpotensi menghambat pasokan energi dan meningkatkan biaya logistik internasional. Kondisi tersebut dapat mendorong inflasi impor, meningkatkan biaya produksi, dan memberi tekanan terhadap posisi eksternal Indonesia serta nilai tukar rupiah.

Dari sisi domestik, Teuku Riefky menilai fundamental makroekonomi Indonesia masih relatif terjaga. Namun, struktur pertumbuhan ekonomi dinilai masih menghadapi tantangan, terutama dalam menciptakan lapangan kerja formal yang berkualitas dan meningkatkan produktivitas.

Penyusutan kelas menengah, meningkatnya pengangguran pada usia produktif, serta bertambahnya kelompok rentan dinilai berpotensi menekan daya beli masyarakat. Di sisi lain, perlambatan sektor manufaktur dan meningkatnya penyerapan tenaga kerja di sektor informal turut memperbesar kerentanan ekonomi rumah tangga.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat