Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:01:06

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan bukti awal menunjukkan Rusia kembali menggunakan rudal balistik Korea Utara (Korut) dalam serangan mematikan pada Kamis di Ukraina. Serangan itu menghantam rumah keluarga di Radushne, sebuah desa di Ukraina tenggara, dan menewaskan sedikitnya enam orang—empat anak dan kedua orang tua mereka, dengan rumah rata dengan tanah akibat hantaman rudal serta empat anak lainnya dilaporkan hilang.
"Rudal Korea Utara telah digunakan oleh Rusia untuk pertama kalinya dalam beberapa waktu," kata Zelensky, sembari mengutuk kemitraan Pyongyang dengan Moskow dan menyalahkan kemitraan itu atas kematian anak-anak Ukraina. "Tentu saja, pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan, dan semuanya akan diverifikasi, tetapi untuk saat ini—itu adalah rudal balistik Korea Utara," ujarnya sebagaimana dilansir Business Insider, Jumat (31/7/2026).
Zelensky tidak menyebutkan nama rudal Korea Utara yang digunakan Rusia, tetapi Pyongyang telah memasok Moskow dengan KN-23 dan KN-24, yang merupakan rudal balistik jarak pendek taktis berbahan bakar padat. KN-23 sering dibandingkan dengan rudal Iskander 9M723 Rusia, dengan jangkauan 300 hingga 400 mil dan hulu ledak 500 kg, sementara KN-24 adalah rudal yang lebih kecil dengan jangkauan sekitar 250 mil yang ditembakkan dari sistem roket peluncuran ganda, mirip dengan rudal ATACMS buatan Amerika Serikat.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat