Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 21:04:55

Jumlah korban tewas akibat gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 7,1 di Jepang bertambah menjadi 28 orang, demikian diumumkan Pemerintah Jepang pada Kamis (30/7/2026), dua hari setelah bencana tersebut melanda. Juru bicara Pemerintah Jepang, Minoru Kihara, menyatakan angka tersebut mencakup mereka yang penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan terkait gempa. Gempa berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto di Pulau Kyushu pada Selasa sore dengan intensitas seismik level 7, tingkat tertinggi dalam skala intensitas gempa Jepang, di sejumlah wilayah.
Gempa dangkal itu menyebabkan kerusakan struktural yang meluas, memutus pasokan listrik dan layanan utilitas lainnya, serta mengganggu operasional kereta api dan penerbangan. Tim penyelamat masih berpacu dengan waktu karena sejumlah orang dilaporkan masih hilang. Di mal Aeon di Kota Kashima, ledakan gas yang terjadi setelah gempa menewaskan sedikitnya empat orang, sementara tiga orang lainnya masih dinyatakan hilang, menurut laporan terbaru AP. Ribuan pengunjung telah dievakuasi dari pusat perbelanjaan tersebut.
Di sebuah pabrik kertas di Kota Yatsushiro, cerobong asap yang roboh menewaskan lima orang. Sementara itu, seorang pekerja magang teknis asal Vietnam meninggal dunia setelah tertimpa derek yang jatuh di pabrik lain. Rangkaian insiden tersebut menggambarkan luasnya dampak kerusakan akibat gempa di wilayah Kumamoto.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat