Diterbitkan oleh Penulis

Penjualan Anjlok 60 Persen, Honda Belum Menyerah Lawan Mobil China

Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:26:16

Penjualan Anjlok 60 Persen,<strong></strong> Honda Belum Menyerah Lawan Mobil China

Penurunan tajam dalam penjualan bisa menjadi alasan Honda meninggalkan pasar Tiongkok, tetapi produsen mobil Jepang itu justru memilih untuk memperpanjang usaha patungannya dengan GAC hingga tahun 2038. Seperti banyak produsen mobil asing tradisional lainnya, Honda telah mengalami penurunan penjualan yang drastis di Tiongkok dalam beberapa tahun terakhir. Namun, alih-alih menarik diri, perusahaan tersebut mengumumkan perpanjangan perjanjian usaha patungan selama 10 tahun dengan mitranya, Guangzhou Automobile Group (GAC), yang kontraknya awalnya dijadwalkan berakhir pada tahun 2028.

Honda dan GAC mulai berkolaborasi dalam produksi mobil di Tiongkok pada tahun 1999, dan hingga saat ini usaha patungan tersebut telah menjual lebih dari 11 juta kendaraan kepada pelanggan Tiongkok. Perjanjian baru ini akan memperpanjang operasi usaha patungan hingga tahun 2038, saat transisi ke kendaraan listrik di Tiongkok diproyeksikan hampir selesai. Meskipun mengalami penurunan penjualan sebesar 60%, Honda tetap bertekad untuk mempertahankan pangsa pasar di Tiongkok.

Mengingat penurunan penjualan saat ini, keluarnya Honda dari pasar Tiongkok bukanlah hal yang mengejutkan. Pada tahun 2020, perusahaan tersebut menjual 1,62 juta kendaraan di Tiongkok melalui usaha patungannya dengan GAC dan Dongfeng.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat