Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:11:25

Delapan anggota Pasukan Mobilisasi Populer Irak (PMF) tewas dalam serangan gabungan Saudi-AS di lokasi mereka di seluruh Irak, dan empat lainnya terluka, demikian pernyataan milisi Syiah tersebut. PMF menyatakan pasukan AS dan Saudi telah menyerang markas besarnya di berbagai wilayah Irak, dan menyebut serangan itu sebagai "eskalasi yang sangat berbahaya" serta pelanggaran kedaulatan Irak dan lembaga keamanan resmi.
Dalam pernyataannya, PMF menambahkan bahwa pihak berwenang terkait sedang memantau situasi di lapangan sementara penilaian kerusakan dan penghitungan korban jiwa masih berlangsung. Serangan tersebut terjadi di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di kawasan yang melibatkan kepentingan militer asing di wilayah Irak.
Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi telah mengadakan pertemuan darurat Dewan Menteri untuk Keamanan Nasional hari ini menyusul serangan mematikan AS-Arab Saudi terhadap negara itu semalam. Pertemuan darurat tersebut digelar untuk merespons eskalasi yang menargetkan kelompok bersenjata yang terintegrasi dalam struktur keamanan resmi Irak.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat