Diterbitkan oleh Penulis

Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain

Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:12:50

Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim telah menargetkan dan menghancurkan gedung pusat data milik raksasa teknologi Amerika Serikat,Amazon, yang berlokasi di Bahrain. Pasukan tersebut menyatakan pusat data Amazon memainkan peran utama dalam memberikan dukungan intelijen untuk militer Amerika yang membunuh anak-anak, sebagaimana disiarkan televisi pemerintah Iran.

Hingga saat ini, baik Amazon maupun otoritas Bahrain belum memberikan komentar resmi mengenai klaim yang dilontarkan Iran tersebut. IRGC sebelumnya juga telah menyampaikan pernyataan serupa pada hari Rabu mengenai penargetan pusat data tersebut.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Kesehatan Iran mengungkapkan kepada kantor berita Fars bahwa jumlah korban luka akibat serangan militer AS baru-baru ini di Iran telah meningkat menjadi 645 orang, dengan 55 orang dipastikan tewas. Provinsi Khuzestan di barat daya mencatat jumlah korban tertinggi, diikuti provinsi Hormozgan serta Sistan dan Baluchestan di selatan, yang juga menyumbang sebagian besar kematian. Dari total korban luka, sebanyak 586 orang telah dipulangkan setelah menjalani perawatan, sementara sejumlah lainnya menerima perawatan rawat jalan.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat