Diterbitkan oleh Penulis

Siswa MTs Pati Jari Putus, Sekolah Sebut Kecelakaan Bukan Bully

Tanggal Terbit: 2026-09-19 19:16:45

Siswa MTs Pati Jari Putus,<strong></strong> Sekolah Sebut Kecelakaan Bukan Bully

Kasus dugaan perundungan atau bullying kembali mengguncang masyarakat Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Seorang siswa kelas VII Madrasah Tsanawiyah (MTs) diduga menjadi korban bullying hingga mengalami cedera serius berupa kehilangan dua ruas jari tangan.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah seusai korban menunaikan salat Zuhur. Korban disebut sempat berusaha menyelamatkan diri dari dugaan pengeroyokan yang dilakukan sejumlah siswa kelas IX. Saat berusaha melarikan diri dengan menaiki pagar besi sekolah, tangan korban justru terjepit. Dalam kondisi panik, korban berusaha menarik tangannya hingga salah satu ruas jari telunjuknya terputus dan jatuh ke tanah.

Sementara satu ruas jari manis korban juga mengalami luka parah hingga harus menjalani tindakan amputasi di Rumah Sakit KSH Pati. “Pihak keluarga dengan tegas menceritakan semua kronologisnya kepada kami, dan kasus ini sudah kami laporkan ke pihak kepolisian,” kata pendamping korban, Padina Mahardikasari, dikutip Minggu (2/7/2026).

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat