Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 21:04:06

Mayoritas perjalanan harian masyarakat Indonesia berada di bawah 30 km, dan 88% di bawah 60 km per hari, sehingga sebagian besar mobilitas sehari-hari bisa dipenuhi tenaga listrik saja tanpa menyentuh bensin. Di titik inilah teknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) menjadi relevan, dan Lepas L8 mengklaim total jarak tempuh lebih dari 1.300 km sekali isi penuh. Harga energi global masih fluktuatif akibat ketidakpastian geopolitik dan harga minyak dunia, yang berimbas pada penyesuaian harga BBM non-subsidi di Indonesia.
Akibatnya, pertimbangan membeli mobil bergeser dari sekadar harga beli dan performa, kini ke efisiensi energi dan biaya jangka panjang. Kendaraan elektrifikasi juga punya komponen mekanis lebih sederhana dibanding mobil konvensional, sehingga berpotensi menekan biaya perawatan. Dengan harga BBM Rp16.250 per liter, estimasi biaya energi untuk pemakaian harian menjadi pertimbangan utama konsumen.
Teknologi PHEV menawarkan solusi dengan menggabungkan motor listrik dan mesin bensin, memungkinkan pengguna memanfaatkan tenaga listrik untuk jarak pendek dan bensin untuk perjalanan jauh. Klaim jarak tempuh Lepas L8 yang mencapai lebih dari 1.300 km menjadikannya pilihan menarik bagi mereka yang mengutamakan efisiensi tanpa khawatir kehabisan daya di tengah perjalanan.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat