Diterbitkan oleh Penulis

Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram

Tanggal Terbit: 2026-09-19 19:31:22

Kisah Tobat Nabi Adam Diterima Allah pada 10 Muharram

Peristiwa penting pada 10 Muharram diyakini sebagai hari Allah Taala menerima tobat Nabi Adam alaihissalam setelah selama 300 tahun beliau berdoa dan memohon ampunan tanpa henti. Kisah ini diceritakan Sejarawan Mesir,Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas dalam bukunya yang diterjemahkan oleh Abdul Halim berjudul "Kisah Penciptaan dan Tokoh-tokoh Sepanjang Zaman". Syaikh Muhammad mengutip Ibnu 'Abbas ra mengatakan, setelah hari-hari ujian untuk Adam as telah berakhir dan dia telah bertobat, Allah menerima tobatnya, dan sejumlah ulama berpendapat peristiwa tersebut terjadi pada tanggal 10 Muharram.

Soal diterimanya tobat Nabi Adam ini disampaikan dalam firman Allah SWT: "Fatalaqqooa Aadamu mir Rabbihii Kalimaatin fataaba 'alayh; innahuu Huwat Tawwaabur Rahiim" yang artinya "Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima tobatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang" (QS Al-Baqarah: 37). Sebagian ulama mengatakan, Adam diberi ilham oleh Allah untuk mengatakan: "Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi" (QS Al-A'raaf: 23).

Menurut sebuah riwayat, sebagaimana dikutip Syaikh Muhammad bin Ahmad bin Iyas menyebut Adam berkata, "Wahai Tuhanku, dengan hak Muhammad, ampunilah kesalahanku." Peristiwa ini menjadi bagian dari rangkaian kisah para nabi terdahulu yang umumnya terjadi pada 10 Muharram, menjadikan hari tersebut memiliki keutamaan khusus dalam sejarah kenabian.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat