Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:14:41

Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa Apple sepakat bekerja sama dengan Intel untuk merancang dan memproduksi chip di Amerika Serikat, melalui unggahan di Truth Social pada Kamis. Pasar langsung bereaksi dengan saham Intel melonjak 7 persen ke rekor menurut versi Reuters, bahkan disebut naik 10 persen ke sekitar USD133, sementara tahun ini Intel sudah naik 228 persen dan Apple naik tipis 0,8 persen.
Selama ini chip paling canggih milik Apple diproduksi oleh TSMC di Taiwan dengan satu pemasok dan satu lokasi, namun TSMC sedang kewalahan karena permintaan chip AI dari Nvidia dan AMD membeludak sehingga antrean produksi panjang. Intel sendiri pernah memasok prosesor Mac sekitar 15 tahun hingga 2020, sebelum Apple pindah ke chip M-series buatan sendiri yang diproduksi TSMC dan berhasil mendongkrak penjualan Mac, dan kini Apple ingin menyebar risiko dengan menambah kapasitas serta lokasi produksi.
Dampak yang paling terasa bagi konsumen adalah potensi kenaikan harga, karena CEO Apple Tim Cook sudah memberi sinyal bahwa kenaikan harga "tak terhindarkan" akibat harga chip memori dan penyimpanan yang melonjak gara-gara permintaan AI. Artinya, chip makin mahal dan gadget seperti iPhone serta MacBook ikut makin mahal.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat