Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-20 12:03:04

Divisi heavyweight selalu menjadi magnet utama di UFC karena pertarungan para petarung berbobot besar identik dengan kekuatan brutal, knockout cepat, dan duel penuh gengsi untuk menentukan siapa "manusia paling berbahaya di planet ini". Media olahraga Givemesport baru-baru ini merilis daftar 10 petarung heavyweight terbaik sepanjang sejarah UFC dengan penilaian berdasarkan dominasi di divisi, kualitas lawan, rekor head-to-head, hingga warisan yang ditinggalkan dalam dunia MMA.
Nama Francis Ngannou menempati posisi teratas dalam daftar tersebut, mengungguli legenda seperti Stipe Miocic, Cain Velasquez, hingga Jon Jones. Posisi 10 ditempati Randy Couture yang dianggap sebagai pionir heavyweight modern UFC, di mana meski ukuran tubuhnya lebih kecil dibanding rival-rivalnya, Couture mampu mengandalkan kecepatan dan kemampuan gulat untuk menaklukkan lawan-lawan besar, sekaligus mencetak sejarah sebagai juara dunia dua divisi pertama di UFC.
Posisi 9 dihuni Frank Mir yang dikenal sebagai spesialis submission paling berbahaya di divisi heavyweight setelah pernah mengalahkan Brock Lesnar hingga Antonio Rodrigo Nogueira, meski kariernya sempat terganggu kecelakaan motor yang nyaris merenggut nyawanya. Posisi 8 ditempati Tom Aspinall, petarung Inggris yang menjadi wajah baru divisi heavyweight UFC, di mana hampir seluruh kemenangannya diraih lewat penyelesaian cepat baik knockout maupun submission, dan setelah Jon Jones pensiun pada 2025, Aspinall resmi naik status menjadi juara dunia heavyweight UFC. Sementara posisi 7 diisi Jon Jones yang meski hanya bertarung dua kali di heavyweight langsung meninggalkan dampak besar dengan merebut gelar juara setelah mengalahkan Ciryl Gane dan kemudian menghentikan Stipe Miocic.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat