Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-20 04:34:22

FIFA kembali menjadi sasaran kritik setelah menolak permohonan banding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) terkait kartu kuning yang diterima Michael Olise pada laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 melawan Paraguay. Keputusan tersebut memicu perdebatan karena dinilai bertolak belakang dengan kasus Folarin Balogun yang sebelumnya mendapat keringanan hukuman.
Harapan Prancis untuk menghapus kartu kuning Olise akhirnya pupus. Pelatih Didier Deschamps mengonfirmasi bahwa FIFA menolak banding yang diajukan FFF, sehingga gelandang Bayern Munchen itu tetap berada dalam ancaman skorsing. Olise kini hanya terpaut satu kartu kuning dari hukuman larangan bermain, artinya apabila ia kembali mendapat kartu saat menghadapi Maroko di babak perempat final, pemain berusia 24 tahun tersebut dipastikan absen pada laga semifinal jika Prancis berhasil lolos.
Kontroversi bermula saat Olise terlibat insiden tanpa bola dengan gelandang Paraguay, Matias Galarza. Wasit mengganjar Olise dengan kartu kuning setelah Galarza terjatuh sambil memegangi wajahnya. Namun, tayangan ulang memperlihatkan situasi yang berbeda, dalam rekaman tersebut Olise tampak hanya menarik bagian jersey lawannya dan tidak terlihat melakukan kontak ke wajah Galarza.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat