Diterbitkan oleh Penulis

Mobil Bensin Anjlok, EV dan Merek China Melesat di Eropa

Tanggal Terbit: 2026-09-17 11:05:01

Mobil Bensin Anjlok,<strong></strong> EV dan Merek China Melesat di Eropa

Permintaan kendaraan listrik dan hybrid menjadi penopang utama pertumbuhan pasar mobil Eropa di tengah penurunan tajam penjualan mobil bensin dan diesel, sementara produsen asal China justru mencatat pertumbuhan tertinggi. Data European Automobile Manufacturers' Association (ACEA) menunjukkan total registrasi mobil baru di Uni Eropa, Inggris, dan negara-negara European Free Trade Association (EFTA) mencapai 1.152.523 unit pada Mei 2026, naik 3,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan sepanjang Januari-Mei 2026 registrasi kendaraan meningkat 4,5 persen dibanding lima bulan pertama 2025.

ACEA menyebut kendaraan elektrifikasi masih menjadi pendorong utama pasar dengan penjualan Battery Electric Vehicle (BEV) naik 39,1 persen, Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) meningkat 13,2 persen, dan mobil hybrid bertambah 8,2 persen, sehingga ketiga jenis kendaraan itu kini menyumbang lebih dari dua pertiga seluruh registrasi mobil baru selama Mei. Dalam keterangannya, ACEA mengatakan pasar masih ditopang oleh tingginya minat konsumen terhadap berbagai teknologi elektrifikasi di negara-negara utama Eropa, didukung insentif pajak baru maupun yang diperbarui serta berbagai program stimulus kendaraan ramah lingkungan.

Sebaliknya, kendaraan bermesin pembakaran internal mengalami penurunan tajam dengan penjualan mobil bensin maupun diesel sama-sama turun sekitar 19 persen. Perubahan preferensi konsumen ini juga mengubah peta persaingan industri otomotif Eropa, di mana merek-merek China terus menambah pangsa pasar mereka di kawasan tersebut.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat