Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 01:15:31

Mantan Presiden FIFA Sepp Blatter mengkritik rencana Presiden FIFA Gianni Infantino membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE) yang membuka peluang penjualan sebagian kecil hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta, namun kritik tersebut memicu perdebatan karena banyak pihak mengingat rekam jejaknya saat memimpin FIFA. Dalam unggahan di media sosial X, Blatter menilai hubungan dekat Infantino dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump telah membawa sepak bola ke arah yang mengkhawatirkan dari sisi bisnis. "Hubungan erat antara Presiden FIFA dan Presiden AS telah mencapai dimensi finansial yang sangat merugikan sepak bola. Tidak seorang pun berhak menjual permainan kita," tulis Blatter.
Pernyataan Blatter muncul setelah laporan The Times mengungkap rencana FIFA membentuk FFE sebagai entitas komersial baru, di mana melalui skema tersebut FIFA disebut ingin melepas sebagian kecil kepemilikan kepada investor eksternal guna menghimpun dana miliaran dolar AS, dan federasi anggota juga akan memperoleh hak kepemilikan yang dapat diperdagangkan. Rencana tersebut menuai penolakan dari sejumlah konfederasi, termasuk UEFA, dan asosiasi-asosiasi sepak bola Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan darurat untuk membahas respons terhadap proposal tersebut, termasuk kemungkinan mengambil langkah lebih lanjut apabila FIFA tetap melanjutkan rencananya.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat