Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 21:16:35

Membaca Surat Al-Kahfi pada hari Jumat merupakan amalan yang sangat dianjurkan selain memperbanyak selawat nabi. Surat ke-18 dalam Al-Qur'an yang terdiri dari 110 ayat ini memuat kisah Ashabul Kahfi (penghuni gua), kisah pemilik kebun, kisah pertemuan Nabi Musa dan Nabi Khidir alaihissalam, serta kisah Raja Dzulqarnain dan Ya'juj Ma'juj.
Keutamaan membaca Surat Al-Kahfi diterangkan dalam hadis riwayat Al-Hakim 3392 dan Al-Baihaqi 5996 yang artinya: "Sesungguhnya barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat, ia akan diterangi dengan cahaya di antara dua Jumat." Riwayat lain dalam Sunan Ad-Darimi 3273 menyebutkan: "Barangsiapa membaca Surat Al-Kahfi saat malam Jumat, dipancarkan cahaya untuk dia sejauh pada dianya dia serta Baitul 'Atiq."
Hadis-hadis tentang keutamaan membaca Al-Kahfi sangat populer dan semua ulama sepakat tentang kesahihannya. Nabi Muhammad SAW menyatakan bahwa Surat Al-Kahfi akan menjadi cahaya bagi pembacanya sampai Jumat berikutnya. Ustazah Halimah Alaydrus dalam satu kajiannya menjelaskan makna cahaya di antara dua Jumat tersebut, bahwa semua gua gelap kecuali guanya Al-Kahfi yang paling bercahaya, dan cahaya itu cukup bagi pembacanya hingga Jumat berikutnya. Cahaya tersebut akan menerangi ruang hati pembacanya sampai Jumat berikutnya sehingga menjadi orang-orang yang tahu apa yang harus dikerjakan.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat