Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 21:33:15

Video yang diverifikasi Al Jazeera memperlihatkan kobaran api dan asap membubung di provinsi Nineveh utara serta kolom asap tebal mengepul di provinsi Basra selatan, Irak, menyusul serangan gabungan Amerika Serikat-Arab Saudi. Cuplikan tersebut juga menampilkan petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi yang menjadi sasaran di Basra.
Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) paramiliter Irak menyatakan markas besarnya di seluruh Irak terkena serangan gabungan AS-Arab Saudi, sementara komando kelompok tersebut di Nineveh melaporkan setidaknya delapan anggotanya tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan itu. Serangan ini menandai eskalasi terbaru yang menargetkan kelompok bersenjata yang memiliki hubungan dekat dengan Iran di wilayah Irak.
Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran mengutuk keras serangan gabungan AS-Arab Saudi terhadap Pasukan Mobilisasi Populer Irak. “Kami menganggapnya sebagai agresi keji, pengecut, dan tidak sah yang melanggar semua hukum dan piagam internasional, dan merupakan serangan terang-terangan terhadap kedaulatan Irak dan serangan terhadap rakyat Irak dalam semua komponen dan orientasinya,” demikian pernyataan Houthi yang diterbitkan Al Masirah TV.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat