Diterbitkan oleh Penulis

Volkswagen Group Hentikan Setengah Produksi pada 2030

Tanggal Terbit: 2026-09-17 03:39:09

Volkswagen Group Hentikan Setengah Produksi pada 2030

Volkswagen berencana menghentikan produksi hingga setengah dari portofolio produk globalnya pada tahun 2030 sebagai bagian dari restrukturisasi besar-besaran untuk mempertahankan daya saing di tengah tekanan pasar otomotif global yang meningkat. Grup otomotif Jerman tersebut akan mengurangi platform yang berlebihan, model khusus, dan varian kendaraan dalam langkah strategis yang diumumkan manajemen perusahaan.

Selama tiga tahun terakhir, Volkswagen mengklaim telah mencapai tujuan produk, teknologi, dan pasar utama selama restrukturisasi komprehensifnya, serta berhasil mengimbangi dampak keuangan negatif yang berjumlah puluhan miliar euro melalui program peningkatan kinerja di semua mereknya. Meski demikian, perusahaan mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menjadi "lebih fleksibel, efisien, dan tangguh."

CEO Oliver Blume dan CFO Arno Antlitz menyatakan restrukturisasi ini bertujuan mengurangi biaya dan membawa margin keuntungan grup ke target 8-10%. Untuk mencapai target tersebut, Volkswagen tidak hanya mengurangi jumlah model tetapi juga menargetkan pengurangan kompleksitas portofolio produk hingga 75%, termasuk menghilangkan banyak pilihan mesin, tingkat trim, dan paket konfigurasi. Perusahaan juga akan menghilangkan "struktur paralel," yaitu situasi di mana beberapa merek dalam grup yang sama mengembangkan teknologi serupa.

Volkswagen akan menyesuaikan kapasitas produksinya agar sesuai dengan permintaan pasar dan persaingan global, dengan tujuan mempertahankan produksi sekitar 9 juta kendaraan per tahun, setara dengan tingkat produksi yang dicapai pada tahun 2024 dan 2025. Rencana ini juga berdampak pada angkatan kerja, di mana beberapa sumber mengindikasikan Volkswagen mempertimbangkan pemangkasan hingga 100.000 pekerjaan dan penutupan empat pabrik di Jerman, yang berpotensi menjadi restrukturisasi terbesar dalam sejarah industri otomotif.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat