Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:39:01

UD Trucks Indonesia mengangkat isu keselamatan pengangkutan barang berbahaya dalam diskusi bertajuk "Sinergi Energi Berkelanjutan dan Teknologi Keselamatan Transportasi untuk Operasi Kendaraan Angkutan Barang Berbahaya" di ajang GIIAS 2026 yang digelar di ICE BSD. Diskusi tersebut menghadirkan Pertamina Patra Niaga dan perwakilan industri karoseri untuk membahas langkah mitigasi risiko distribusi BBM, gas, dan bahan kimia yang setiap hari melintas di jalan-jalan Indonesia.
Sektor logistik tengah tumbuh pesat, dengan data BPS mencatat pertumbuhan transportasi dan pergudangan hampir 9 persen pada 2025. Kondisi ini membuat distribusi BBM, LPG, dan bahan kimia semakin padat, sehingga risiko kecelakaan akibat kelalaian operasional pun meningkat. Para pemangku kepentingan menilai kolaborasi antara produsen truk, pengguna armada, dan regulator menjadi kunci untuk menekan potensi bahaya.
Pertamina Patra Niaga mengumumkan telah menyalurkan Biodiesel B50 secara nasional sejak 1 Juli 2026. Bahan bakar dengan campuran 50 persen bahan bakar nabati itu kini didistribusikan ke seluruh SPBU dan konsumen industri, menuntut standar keselamatan transportasi yang lebih ketat seiring perubahan karakteristik muatan yang diangkut.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat