Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:15:10

Kasus pembunuhan dengan mutilasi kembali terjadi di Indonesia, mempertontonkan bagaimana nyawa manusia seperti tidak berarti, padahal nyawa adalah anugerah Allah SWT yang begitu dijaga dan dilindungi dalam Islam, dan tidak ada agama yang begitu menghargai serta melindungi nyawa manusia melebihi Islam.
Darah dan jiwa manusia mendapatkan perlindungan kuat dalam Islam, sebab Allah SWT menetapkan bahwa membunuh satu nyawa tak berdosa sama dengan menghilangkan nyawa seluruh umat manusia sebagaimana firman-Nya: “Siapa saja yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, seakan-akan dia telah membunuh seluruh manusia.” (TQS al-Maidah [5]: 32).
Itu sebabnya tatkala Khalifah Utsman bin Affan ra dikepung oleh para pemberontak, Abu Hurairah ra mengatakan kepadanya: "Apakah kita lawan mereka?", lalu beliau menjawab: “Sesungguhnya jika kamu membunuh satu nyawa mereka berarti kamu membunuh semua nyawa manusia” (Diriwayatkan Said bin Manshur dan dishahihkan oleh Syeikh Shalih Al ‘Ushoimi dalam Al Ghurar Min Mauqufil Atsar).
Oleh karenanya, pembunuhan dalam Islam merupakan dosa besar bahkan paling besar setelah dosa syirik.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat