Diterbitkan oleh Penulis

Hadis Pembunuh dan Korban Masuk Neraka, Ini Penjelasannya

Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:32:31

Hadis Pembunuh dan Korban Masuk Neraka,<strong></strong> Ini Penjelasannya

Hadis tentang pembunuh dan yang dibunuh sama-sama masuk neraka sering menimbulkan pertanyaan di kalangan umat Islam, sebab bagaimana mungkin orang yang terbunuh juga mendapat ancaman neraka. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam ternyata telah menjelaskan makna hadis tersebut, yang kemudian diperkuat oleh penjelasan para ulama, dan hadis ini menjadi peringatan keras bagi kaum Muslimin agar menjauhi pertikaian yang berujung pada pertumpahan darah. Islam mengajarkan setiap Muslim untuk menahan amarah dan tidak mudah mengangkat senjata terhadap saudaranya sesama Muslim.

Dalam hadis sahih yang diriwayatkan Imam Muslim, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam bersabda dari Abu Bakrah Nufai' Ats-Tsaqafi radhiyallahu 'anhu: "Apabila dua orang Muslim saling berhadapan dengan pedang masing-masing (berniat saling membunuh), maka yang membunuh dan yang dibunuh sama-sama berada di neraka." (HR Muslim). Hadis ini kerap memunculkan pertanyaan, bukankah orang yang terbunuh belum sempat melakukan pembunuhan, mengapa ia juga mendapat ancaman neraka. Jawabannya dijelaskan Rasulullah SAW dalam riwayat lain ketika para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, kami memahami mengapa pembunuh masuk neraka. Namun mengapa orang yang terbunuh juga masuk neraka?" Beliau menjawab, "Karena ia juga berusaha membunuh saudaranya." (Muttafaq 'Alaih). Artinya, ancaman tersebut ditujukan kepada dua orang yang sama-sama memiliki niat kuat, tekad, dan usaha untuk saling membunuh, bedanya salah satunya kalah lebih dahulu sehingga menjadi korban.

Ustaz Ahmad Zarkasih mengutip penjelasan Imam Ibnu Katsir dalam kitab Tafsir Al-Qur'an Al-'Azhim ketika menafsirkan Surah Al-An'am ayat 160, bahwa orang yang mengurungkan niat melakukan keburukan terbagi menjadi tiga golongan. Pertama, orang yang meninggalkan maksiat karena takut kepada Allah SWT atau mengharap ridha-Nya, dan orang seperti ini tidak hanya terbebas dari dosa, bahkan mendapatkan pahala karena membatalkan niat buruknya.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat