Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:11:55

Malam ini (15 Juni 2026) setelah Maghrib umat Islam memasuki Tahun Baru 1448 Hijriyah, dan bulan Muharram menjadi bulan pertama dalam penanggalan Hijriyah yang termasuk bulan-bulan haram (Ashurul Hurum) yang diagungkan Allah. Keistimewaan bulan ini ditegaskan dalam firman Allah Surah At-Taubah ayat 36 yang menyebutkan bahwa bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan, di antaranya empat bulan haram, yaitu Zulqa'dah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab.
Dalam Surat Al-Fajar, Allah Ta'ala bersumpah dengan kalimat "Wal-Fajri" (demi waktu Fajar), "Wa laya lin 'Asyrin" (demi malam yang sepuluh), dan "Wassyaf'i wal-watri" (demi yang genap dan yang ganjil). Para mufassir menjelaskan ayat "Demi malam yang sepuluh" itu bermakna 10 hari terakhir bulan Ramadhan, 10 hari pertama bulan Zulhijjah, dan 10 hari pertama bulan Muharram. Menurut Dai lulusan Al-Azhar Mesir, Ustaz Rikza Maulan, bulan Muharram merupakan bulan yang penamaannya dinisbatkan kepada Allah Ta'ala sebagaimana hadis riwayat Muslim: "Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah Al-Muharram..."
Bulan Muharram juga memiliki hari istimewa yaitu 10 Muharram (Hari Asyura), hari dimana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya sehingga Nabi Musa berpuasa pada hari tersebut. Dalam riwayat disebutkan ketika Rasulullah SAW tiba di Madinah dan melihat orang Yahudi berpuasa pada hari 'Asyura, beliau bersabda: "Aku lebih berhak terhadap Musa daripada kalian", lalu beliau berpuasa dan memerintahkan sahabatnya untuk berpuasa. Selain itu, bulan Muharram merupakan bulan dimana kaum muslimin melaksanakan puasa sebelum diwajibkannya puasa Ramadhan, sebagaimana disebutkan dalam riwayat Abdullah bin Umar bahwa kaum Jahiliyah dulu berpuasa 'Asyura dan Rasulullah SAW serta kaum muslimin juga berpuasa sebelum diwajibkan puasa Ramadhan.
Di bulan Muharram ini anjuran melakukan amal saleh sangat ditekankan karena pahala amal saleh akan dilipatgandakan, sementara dosa dari perbuatan nista juga akan berlipatganda pula. Selamat datang 1448 Hijriyah, semoga tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Aamiin.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat