Diterbitkan oleh Penulis

Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Per Tahun Terungkap

Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:11:02

Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Per Tahun Terungkap

BEIJING - Tren kendaraan listrik sedang booming di Vietnam, dan kini menyumbang sekitar 30% dari penjualan mobil baru sejak awal tahun. Tidak hanya bisnis yang membeli mobil untuk layanan taksi dan transportasi penumpang, tetapi pembeli mobil individu dan keluarga pun semakin memilih kendaraan listrik karena biaya operasional rendah, ramah lingkungan, sistem pengisian daya, dan waktu pengisian.

Salah satu kekhawatiran terpenting bagi konsumen sebelum membeli kendaraan listrik adalah masa pakai baterai dan tingkat penurunan kapasitas seiring waktu. Paket baterai dianggap sebagai "jantung" mobil listrik dan merupakan komponen paling mahal, sehingga tingkat degradasi baterai secara langsung memengaruhi jangkauan kendaraan, pengalaman pengguna, dan nilai jual kembali.

Sama seperti baterai pada ponsel atau laptop, baterai mobil listrik juga mengalami degradasi secara bertahap seiring waktu. Sebagian besar mobil listrik di pasaran menggunakan baterai lithium-ion yang mampu diisi dan dikosongkan berkali-kali, namun setelah setiap siklus pengisian daya, kapasitas baterai sebenarnya akan sedikit berkurang. Menurut berbagai studi dan data dunia nyata dari produsen mobil, rata-rata tingkat penurunan kapasitas baterai pada kendaraan listrik berkisar antara 1-3% per tahun, tergantung pada kondisi penggunaan, teknologi baterai, dan pengoperasian pengguna.

Ini berarti bahwa setelah sekitar 5 tahun penggunaan, baterai kendaraan listrik mungkin masih mempertahankan sekitar 85-90% dari kapasitas aslinya. Setelah 8-10 tahun, banyak model kendaraan listrik masih mempertahankan kapasitas sekitar 70-80%.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat