Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 20:34:06

Banyak dalil dari hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam yang menjelaskan keutamaan dan amalan bulan Muharram. Salah satu hadis tentang keutamaan bulan Muharram diriwayatkan dari Abi Bakrah dari Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam, beliau bersabda: "Sesungguhnya waktu itu berputar seperti hari dimana Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun adalah 12 bulan, di antaranya ada empat bulan yang mulia. Yang tiga secara beriringan, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah dan Muharram, dan Rajab yang terletak antara Jumada dan Sya'ban." (HR Bukhari dan Muslim).
Amalan pertama yang dianjurkan adalah puasa di tanggal 1 Muharram. Umat Islam dianjurkan berpuasa pada hari pertama bulan Muharram dan hari-hari setelahnya sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan dari Sayyidah Hafshah: "Barangsiapa yang berpuasa di hari terakhir dari bulan Dzulhijjah dan hari pertama dari bulan Muharram, maka Allah akan menjadikan (puasa)nya itu sebagai pelebur (dosa) selama 50 tahun. Dan puasa sehari di bulan Muharram sama dengan puasa 30 hari di bulan selainnya." (HR. Ad-Dailami). Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda, "Puasa yang paling utama pasca bulan Ramadhan ialah puasa bulan Muharram." (HR. Bukhari dan Muslim). Dalam riwayat lain disebutkan, "Puasa satu hari di Bulan Muharram itu lebih utama daripada puasa 30 hari di bulan lainnya, dan puasa satu hari di Bulan Ramadan itu lebih utama daripada puasa 30 hari di Bulan Muharram." (HR. Bukhari, Ahmad dan Ibnu Majah).
Amalan kedua adalah membaca doa akhir tahun. Doa akhir tahun ini hendaknya dibaca tiga kali ba'da Maghrib di hari terakhir bulan Dzulhijjah. Pembacaan ini diawali dengan membaca surat Yasin sebanyak 3 kali kemudian dilanjutkan dengan doa akhir tahun.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat