Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-19 19:27:15

PT ESA Medika Mandiri Tbk (ESA Medika) membidik penetrasi pasar ekspor produk benang bedah ke Amerika Serikat dan Eropa pada 2027 mendatang guna menyiasati pelemahan pasar alat kesehatan (alkes) domestik. Langkah strategis ini disampaikan perseroan saat menerima kunjungan delegasi Kementerian Luar Negeri ke fasilitas pabrik PT ESA WEGO Indonesia di Jakarta. Direktur Utama PT ESA Medika Mandiri Tbk, Florian Chris Widjaja, mengungkapkan bahwa perseroan telah menggelontorkan investasi awal senilai Rp20 miliar untuk membangun fasilitas produksi tersebut bersama mitra usahanya, WEGO asal China.
"Pabrik ini adalah wujud komitmen PT ESA terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan menghasilkan produk alat kesehatan Indonesia yang mampu bersaing di pasar global," ujar Chris seperti dikutip pada Kamis (30/7/2026). Ia menjelaskan, pabrik hasil kolaborasi usaha patungan (joint venture) tersebut dibangun dengan standar internasional demi memastikan kelayakan produk di tingkat global. Perseroan yang resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Juli 2026 ini memanfaatkan pengalamannya selama lebih dari 30 tahun dalam mendistribusikan produk alkes mancanegara untuk mempercepat adopsi standar manufaktur WEGO.
Meskipun saat ini kapasitas produksi masih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, pemetaan jalur distribusi ke kawasan Amerika dan Eropa telah dimatangkan. Menurut Chris, kesiapan infrastruktur dan legalitas menjadi kunci utama perseroan dalam mengeksekusi target ekspor tersebut tepat waktu.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat